Empat Tahun Jokowi: Di Lautan Kita Jaya!

VNewsIndonesia | Kemajuan sektor maritim Indonesia, semakin terlihat pada empat tahun pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi). Tak hanya kedaulatan lautnya saja yang terjaga, kekayaan yang terkandung di dalamnya pun terlihat semakin berlimpah.

Jokowi tak salah memilih Susi Pudjiastuti sebagai Menteri Kelautan dan Perikanan (KKP). Di bawah komando Susi, Indonesia semakin disegani di mata dunia.

Empat tahun pemerintahan Jokowi, berikut adalah capaiannya di sektor kemaritiman:

1. Sejak 2014-2017 setidaknya terdapat 363 penenggelaman kapal yang melakukan illegal fishing di perairan Indonesia. Jokowi menginstruksikan Menteri Susi untuk tidak ragu bertindak tegas. Dan, Susi pun tanpa ampun berkata: “Tenggelamkan!”

2. Pada 2017 angka potensi sumber daya ikan di Indonesia meningkat drastis menjadi 12,54 juta ton/tahun.

3. Pemerintah membangun 12 Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu sejak 2015.

3. Pemerintah juga membangun 150 unit chest freezer.

4. Pemerintah membangun 235 unit ice flake machine berkapasitas 1,5 ton.

5. Pada 2017 pemerintah menetapkan 500.000 orang penerima Asuransi Nelayan.

6. Pemerintah juga memberikan 755 bantuan kapal untuk nelayan dan 7.255 paket alat tangkap.

7. Pemerintah memberikan bantuan untuk perikanan budidaya berupa 137,49 juta benih ikan, 200 paket sarana pakan mandiri, 204 paket bioflok, 40 paket pakan alami, serta 115 paket budidaya rumput laut.

8. Pemerintah juga menggelontorkan Rp 211,34 miliar bantuan akses permodalan untuk pemilik kapal skala menengah melalui Bank Jateng, BRI, dan BLU-LMPUKP.

9. Memberikan 3.300 hektare atas Asuransi Usaha Budidaya.

10. Melakukan peningkatan kapasitas terhadap 7.541 peserta didik, di mana 49,07 persen di antaranya adalah anak-anak nelayan.

11. Memberikan penyuluhan terhadap 37.000 kelompok nelayan.

12. Meningkatkan kapasitas 5.271 penyuluh perikanan dari Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Penyuluh Perikanan Bantu (PBB).

13. Memberikan pelatihan terhadap 6.290 orang anggota masyarakat.

14. Mengeluarkan 6.120 sertifikasi kompetensi.

15. Memberikan bantuan Pengembangan Usaha Garam Rakyat (PUGAR) di 15 kabupaten/kota, berupa:
• Enam gudang garam.
• 12 unit truk pengangkut garam.
• 46 unit pengangkut garam roda tiga.
• 15 unit hydrolic excavator.

Selain itu, di kancah internasional, Indonesia di bawah kepemimpinan Presiden Jokowi juga gencar melakukan diplomasi maritim.

Diplomasi tersebut, antara lain:
• Melakukan ratifikasi Perjanjian Batas Zona Ekonomi Eksklusif RI-Filipina dengan Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2017 (negosiasi lebih dari 10 tahun).
• Melakukan ratifikasi Garis Batas Laut Segmen Timur Selat Singapura dengan Undang-Undang Nomor 1 Tahun 2017 (negosiasi
selama lima tahun).
• Untuk memantapkan Imdonesia sebagai poros maritim dunia, pemerintah melakukan 10 perjanjian kerja sama maritim dengan 10 negara maritim dunia yaitu Amerika Serikat, Australia, Belanda, Denmark, Inggris, Jepang, Korea Selatan, Perancis, Polandia, dan Tiongkok.

Di periode pertama pemerintahannya, Jokowi telah bekerja keras untuk mengembalikan kejayaan laut Indonesia.

Jalesveva Jayamahe. Di lautan kita jaya! (HAM)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *