Visi Jokowi Membangkitkan Industri Musik

VNewsIndonesia | Sosok Jokowi sangat identik dengan musik. Bukan cuma menjadikan musik sebagai hobi, dia juga dikenal dekat dengan kalangan musisi dalam dan luar negeri.

Sudah jadi rahasia umum jika Jokowi penggemar musik metal dan rock. Hobinya terungkap ketika dia “tercyduck” sedang menonton konser rock saat masih menjabat walikota Solo.

Namanya pun melambung sebagai pejabat negara yang gemar musik cadas, sesuatu yang langka dilakukan pejabat pada masa itu bahkan hingga sekarang.

Kala itu rebranding Kota Solo sebagai “The Spirit of Java” dilakukan dengan melibatkan musik sebagai elemennya. Solo dibawah Jokowi menyediakan diri sebagai tuan rumah Festival Musik Dunia (FMD) yang digelar di Benteng Vastenburg dan Istana Mangkunegaran. Digelar pula even Solo International Ethnic Music Festival (SIEM).

Bagi Jokowi, musik bukan cuma hobi. Sejak menjadi Presiden, Jokowi serius menunjukkan kepeduliannya terhadap perkembangan musik Tanah Air. Untuk itu dia mengundang beberapa musisi berpengaruh ke Istana Merdeka. Mereka dimintai pendapat untuk mendukung strateginya mengembangkan industri kreatif musik dalam negeri.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi memaparkan visi strategi kebudayaan, khususnya dalam bidang musik, untuk tahun 2050 dan 2100. Dia menginginkan setiap lima tahun ada program khusus yang menyentuh perkembangan industri musik di Indonesia.

“Jadi lima tahun pertama yang akan kita kerjakan apa, harus difokuskan. Lima tahun kedua yang mau kita kerjakan, harus lebih fokus pada target-target yang realistis dan dengan angka-angka. Sepuluh tahun berikutnya apa dalam rangka strategi kebudayaan ke depan, strategi besar untuk menyiapkan dari aspek ekonomi dan kebudayaan,” ujarnya.

Dalam menjalankan program yang sesuai masukan para musisi, Jokowi bahkan “rela” diberi target untuk memberikan payung hukum yang pasti bagi para musisi. Dia tidak ingin setiap ada pergantian presiden masih berkutat pada masalah hak kekayaan intelektual.

jokowi-musik-2.jpg

Nah, sekalipun memiliki hobi musik, dengan jadwalnya yang padat sebagai pejabat tentu tidak memungkinkan Jokowi untuk ngeband dan membuat album musik. Namun dia juga tidak melarang menteri-menterinya membentuk grup band yang bernama Elek Yo Band.

Elek Yo Band terdiri dari Menlu Retno Marsudi (vokal), Menkeu Sri Mulyani (vokal), Menaker Hanif Dhakiri (vokalis dan gitaris), Menteri PUPR Basuki Hadimuljono (drum), Menhub Budi Karya Sumadi (gitar dan vokal), dan Kepala Badan Ekonomi Kreatif Triawan Munaf (keyboard).

Tak sekedar demi melampiaskan kejenuhan bekerja, band para menteri ini juga ikut tampil di beragam even. Misalnya di Java Jazz Festival 2018 dan konser amal Peduli Gempa Lombok. (Jokowidodo.app)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *