Jangan Khawatir Petani Sawit dan Karet!

VNewsIndonesia | Jokowi menunjukkan keberpihakannya pada kondisi yang dialami para petani sawit dan karet, terutama di Sumatera Selatan, daerah yang menjadikan dua komoditas itu sebagai andalan utamanya.

Jokowi memahami kekhawatiran para petani sawit dan karet di Sumatera Selatan mengenai rendahnya harga jual sawit dan karet beberapa waktu belakangan.

Tapi patut diingat, harga sawit dan karet merupakan urusan yang tidak sepenuhnya dapat dikontrol pemerintah, karena komoditas tersebut merupakan komoditas global, yang harganya pun mengikuti pasar global.

“Mengendalikan ini tidak mudah. Ini perdagangan internasional, ini perdagangan global. Tidak bisa kita pengaruhi mereka semua, tidak semudah itu,” katanya.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah juga masih harus berhadapan dengan kampanye negatif Uni Eropa terhadap produk kelapa sawit Indonesia.

“Urusan sawit dan CPO ini bukan urusan mudah. Sudah empat tahun ini kita mengurus yang namanya minyak sawit karena (produk) kita dicegat di Uni Eropa. Alasannya banyak sekali, tapi sebetulnya ini urusan bisnis,” tuturnya.

Jokowi menunjukkan keberpihakannya pada kondisi yang dialami para petani sawit dan karet, terutama di Sumatera Selatan, daerah yang menjadikan dua komoditas itu sebagai andalan utamanya.

Jokowi memahami kekhawatiran para petani sawit dan karet di Sumatera Selatan mengenai rendahnya harga jual sawit dan karet beberapa waktu belakangan.

Tapi patut diingat, harga sawit dan karet merupakan urusan yang tidak sepenuhnya dapat dikontrol pemerintah, karena komoditas tersebut merupakan komoditas global, yang harganya pun mengikuti pasar global.

“Mengendalikan ini tidak mudah. Ini perdagangan internasional, ini perdagangan global. Tidak bisa kita pengaruhi mereka semua, tidak semudah itu,” katanya.

Dalam kondisi seperti ini, pemerintah juga masih harus berhadapan dengan kampanye negatif Uni Eropa terhadap produk kelapa sawit Indonesia.

“Urusan sawit dan CPO ini bukan urusan mudah. Sudah empat tahun ini kita mengurus yang namanya minyak sawit karena (produk) kita dicegat di Uni Eropa. Alasannya banyak sekali, tapi sebetulnya ini urusan bisnis,” tuturnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *