Kerja Nyata Jokowi: Memperkuat 62 Juta UMKM Indonesia (4)

VNewsIndonesia | Kerja nyata Presiden Joko Widodo (Jokowi) juga ditandai dengan kian menguatnya dukungan pemerintah terhadap pelaku Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Dukungan itu, misalnya, ditunjukkan dengan program penurunan tarif PPh final UMKM menjadi 0,5 persen. “Harapan kita dengan PPh final setengah persen ada peluang dari keuntungan yang dapat digunakan untuk melakukan ekspansi usaha,” terang Jokowi.

Selain itu, pemerintahan Presiden Jokowi juga mendorong kemudahan dalam hal permodalan. Bunga pinjaman yang saat ini semakin menurun―dari sebelumnya 22 persen menjadi tujuh persen―diharapkan dapat dioptimalkan oleh para pelaku usaha.

Kendati mendapatkan kemudahan atas akses permodalan, Jokowi mewanti-wanti agar UMKM tetap membuat rencana bisnis yang baik dan lengkap.

Menurutnya, hal ini dikarenakan bank juga harus memiliki kehati-hatian dalam memberikan pinjaman sehingga dapat terjamin keberlangsungannya.

Selain itu, untuk mendukung perkembangan UMKM di Indonesia, pemerintah pun mempercepat perizinan dalam berusaha dengan meluncurkan single submission.

Menurut Jokowi, sudah bukan zamannya lagi mengurus izin usaha harus memakan waktu berminggu-minggu.

Jika Jokowi meluncurkan program-program penguatan UMKM, itu tak lain karena kontribusi sektor ini bagi ekonomi Indonesia sangatlah signifikan.

Untuk diketahui, saat ini terdapat sekitar 62 juta unit UMKM dengan 116 juta orang yang terserap sebagai tenaga kerja di dalamnya.

Artinya, kata Jokowi, lebih dari 80 persen tenaga kerja Indonesia berada di sektor UMKM. “Bahkan kontribusi UMKM terhadap PDB Indonesia mencapai 60 persen,” ungkap Jokowi.(bersambung/MOH)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *