Jokowi Ungkap Alasan di Balik Keluarnya Kartu Indonesia Pintar Kuliah

VNEWS.ID | Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi, mengungkapkan alasannya mencanangkan program Kartu Indonesia Pintar Kuliah.

“Saya merasakan betul, saya dari keluarga tidak mampu, lahir di pinggir kali, tahu semua. Saya merasakan betul keluarga saya kalau enggak bisa menyekolahkan saya, sedih sekali,” kata Jokowi di acara deklarasi dukungan Relawan Pemuda Pancasila DKI Jakarta di Istora Senayan, Jakarta, Ahad, 3 Maret 2019.

Presiden Jokowi mengatakan, dirinya bersyukur diberi kemudahan oleh Tuhan untuk bisa sekolah hingga melanjutkan kuliah.

Dari pengalaman itu, mantan Wali Kota Solo ini tidak ingin ada anak-anak di Indonesia yang tidak bisa kuliah hanya karena terkendala urusan biaya. “Maka kita keluarkan KIP Kuliah,” ujar Presiden Jokowi.

Menurut Presiden, KIP Kuliah merupakan kelanjutan dari program KIP yang sudah berlangsung. Selama ini, KIP hanya diberikan kepada anak SD, SMP, SMA atau SMK. Untuk peserta didik SD dan sederajatnya mendapatkan bantuan Rp 450 ribu per tahun, SMP dan sederajatnya Rp 750 ribu per tahun, dan setingkat SMA sebesar Rp 1 juta per tahun.

Sejak 2015 hingga Agustus 2018, pemerintah Indonesia telah membagikan Rp 35,7 triliun untuk 27,9 juta siswa penerima Kartu Indonesia Pintar (KIP) di seluruh tanah air.

Rencananya, KIP Kuliah akan diberikan pada jutaan calon mahasiswa di Indonesia pada 2020. Namun, Jokowi masih menghitung secara pasti jumlah KIP Kuliah yang bisa diberikan kepada anak dari keluarga tidak mampu.

Dengan adanya KIP Kuliah, Presiden Jokowi berharap anak-anak memiliki keinginan kuat untuk meneruskan sekolah ke jenjang lebih tinggi. Sebab, pendidikan yang tinggi diharapkan bisa menghasilkan sumber daya manusia yang berkualitas agar bisa bersaing dengan negara

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *