Skandal Terkuak di DPR: Bahlil Lahadalia Akui Belum Ada Investor Asing di IKN

0

VNEWS– Dalam rapat kerja di Komisi VI DPR, Menteri Investasi Bahlil Lahadalia akhirnya mengakui bahwa hingga kini belum ada satu pun investor asing yang menanamkan modal di Ibu Kota Nusantara (IKN). Pengakuan ini mengejutkan banyak pihak dan memicu gelombang kritik tajam terhadap pemerintah, yang sebelumnya gencar menyatakan bahwa ratusan investor asing sudah antre untuk berinvestasi di proyek ambisius tersebut.

Bahlil mengungkapkan bahwa penanaman modal asing (PMA) belum masuk ke IKN karena pembangunan tahap pertama belum rampung. Hingga saat ini, investasi yang sudah mulai terealisasi semuanya berasal dari penanaman modal dalam negeri (PMDN). “Tapi faktanya, sampai sekarang tidak ada satu pun saya mendengar ada investasi asing yang sudah merealisasikan investasinya di IKN,” ungkap Bahlil dengan nada serius dalam rapat kerja yang berlangsung Selasa, 11 Juni 2024.

Pernyataan Bahlil ini sontak menimbulkan reaksi keras dari anggota Komisi VI DPR. Haris, salah satu anggota komisi, secara terang-terangan mengkritik klaim Bahlil sebelumnya yang menyebutkan bahwa investor asing sudah mulai berkomunikasi dan menanyakan kapan bisa mulai menanam modal di IKN. “Jika memang sudah ada yang tertarik, kenapa belum ada realisasi? Apa yang sebenarnya terjadi?” tanya Haris dengan nada sinis.

Senada dengan Haris, Anggota Komisi VI dari Fraksi PKS, Amin Ak, juga mempertanyakan kejelasan mengenai minat investor asing yang sebelumnya digembor-gemborkan oleh pemerintah. Amin menuntut transparansi dan kejelasan dari Bahlil dan pemerintah mengenai kondisi sebenarnya dari investasi asing di IKN.

Kontroversi ini semakin mengemuka mengingat pernyataan Presiden Joko Widodo sebelumnya yang menyatakan bahwa ada ratusan investor asing yang sudah antre untuk masuk ke proyek IKN. Dalam pernyataan persnya setelah menghadiri Forum Ekonomi Asia Pasifik atau APEC CEO Summit di San Francisco, Amerika Serikat, pada November 2023, Jokowi menegaskan bahwa pemerintah akan memprioritaskan investor lokal terlebih dahulu.

“Tapi kalau mentok dan sudah tidak ada, kami akan keluarkan jurus yang dari luar,” ujar Jokowi dalam sambutannya pada groundbreaking Pakuwon Nusantara, 1 November 2023.

Namun, hingga kini, Bahlil masih berusaha meyakinkan publik bahwa investor asing akan masuk pada tahap kedua pembangunan setelah upacara HUT RI 2024. “Investor luar negeri mereka akan masuk dalam tahap kedua, setelah tahap pertama ini selesai,” kata Bahlil saat ditemui di sela-sela acara Rakornas Investasi 2023 di Kuningan, Jakarta Selatan, pada Kamis, 7 Desember 2023.

Bahlil juga menegaskan bahwa keputusan untuk memprioritaskan pengusaha dalam negeri di kluster A adalah atas perintah langsung dari Presiden Jokowi. “Agar tempat premium itu dikuasai oleh anak-anak negeri sendiri,” ujarnya.

Namun, pernyataan ini tampaknya belum cukup untuk meredakan kecurigaan publik dan DPR. Banyak pihak mendesak adanya transparansi lebih lanjut mengenai jumlah pasti dan identitas investor asing yang diklaim akan masuk ke IKN. Dengan berbagai ketidakjelasan yang ada, skandal ini menjadi tantangan besar bagi pemerintahan Jokowi dan Menteri Investasi Bahlil Lahadalia.

Seiring dengan meningkatnya tekanan dari berbagai pihak, publik kini menunggu dengan penuh harap dan kecemasan, apakah pemerintah dapat memberikan solusi konkrit dan transparansi penuh

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *