Kritik untuk Jokowi: Jangan Menyalahkan Orang Lain Soal Izin Konser, Itu Tidak Bertanggung Jawab

0

VNEWS– Presiden Jokowi kembali menunjukkan sikap yang membingungkan dalam menanggapi permasalahan perizinan di Indonesia, khususnya terkait konser-konser internasional.

Jokowi mengambil contoh konser Taylor Swift dan Coldplay di Singapura, Ia membandingkan antara jumlah hari konser yang diizinkan di Singapura dengan di Indonesia, sambil menyalahkan kerumitan perizinan di negara ini.

Sebagai pemimpin tertinggi eksekutif, adalah tugas Presiden untuk memastikan bahwa sistem perizinan berjalan lancar demi mendukung kegiatan budaya dan hiburan. Namun, apa yang kita lihat adalah Presiden yang lebih suka mengeluhkan ketimbang mengambil tindakan nyata. Mengapa beliau masih bersikeras menyalahkan “kerumitan perizinan” tanpa mengakui bahwa tanggung jawab utama untuk memperbaiki hal itu berada di tangannya sendiri?

Presiden memiliki akses langsung untuk merombak sistem perizinan yang sering kali menjadi penghalang bagi industri hiburan di Indonesia. Namun, malah terkesan seperti menghindar dari tanggung jawab dengan berkomentar seperti “kok nanya saya” ketika ditanya tentang perizinan. Ini bukanlah sikap seorang pemimpin yang bertanggung jawab.

Lebih ironis lagi, beliau menyalahkan masyarakat Indonesia atas pilihannya untuk menonton konser di luar negeri, seolah-olah lupakan bahwa hal ini bisa jadi akibat dari kegagalan sistem perizinan dalam mendukung konser-konser internasional di dalam negeri. Bukankah seharusnya beliau berfokus pada reformasi dan penyederhanaan perizinan, bukan hanya sekadar meratapi masalah yang sudah lama terjadi?

Sekarang saatnya bagi Presiden Jokowi untuk berhenti mengeluh dan mulai bertindak. Jangan lagi menyalahkan anak buah di eksekutif atau masyarakat, tetapi perbaiki sistem yang bermasalah. Itulah tuntutan yang seharusnya ditanggung oleh seorang pemimpin yang sejati dan bertanggung jawab. (Dd)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *