71 DIBACA

Anies Kembali Dilaporkan ke KPK

anies baswedan

VNEWS.ID| Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan kembali akan dilaporkan  ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK).

Besok, Jumat (24/2020), PSI Jakarta akan melaporkan sekaligus  menyerahkan surat pengaduan beserta lampiran penyelidikan dugaan pada proyek revitalisasi Monas ke Komisi Pemberantasan Korupsi, Kamis (23/1). Hal ini berdasarkan undangan yang disebar oleh Fraksi PSI Jakarta.

Menurut PSI Jakarta, proyek revitalisasi Monas yang dianggarkan hampir Rp150 miliar itu menimbulkan kegaduhan. Tidak hanya itu, PSI juga menyoroti latar belakang perusahaan pemenang tender proyek tersebut, PT. Bahana Prima Nusantara.

“Pengerjaan yang mengorbankan ratusan pohon tapi juga perusahaan kontraktor yang mengerjakan diduga tidak jelas,” terang Tim Advokasi PSI Jakarta, Patriot Muslim, dalam kutipan undangannya.

Rencananya Pihak PSI akan datang ke Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, pada pukul 10.00 wib mendatang. Mereka meminta KPK turut mengawal proses proyek revitalisasi Monas tersebut.

Sebelumnya, Justin Adrian Untayana anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI melalui akun twitternya @JustinPsi, Senin (20/1) menyebut alamat PT Bahana Prima Nusantara yang memenangi tender sangat tidak meyakinkan.

“Pemprov @DKIJakarta lelang konstruksi Penataan Monas, nilai HPS Rp71,3 M. Pemenang: PT. Bahana Prima Nusantara Alamat: Jl. Nusa Indah No 33, Ciracas, Jaktim. Dicek di Google Map, lokasinya kurang meyakinkan nih,” cuit Justin.

Diketahui, pagu anggaran penataan kawasan Monas yang diajukan pada APBD 2019 sebesar Rp147 miliar. Sementara, penawaran pemenang lelang Rp64 miliar. Dinas Citata pun menetapkan harga perkiraan sendiri (HPS) Rp71,3 miliar.

Baca Juga :  Habiskan 100 Milyar, Pemprov DKI Akan Bongkar Kembali Trotoar Kemang Yang Baru Dibangun