229 DIBACA

Kalau PSBB Jakarta Tidak Ada Perbedaan Signifikan, Mengapa Anies Heboh Selama Ini?

VNEWS.ID|  Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan menyatakan wilayahnya mulai menerapkan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) pada Jumat (10/4) mendatang. Namun pada praktiknya, kebijakan untuk mengatasi wabah virus corona menurutnya sudah diterapkan selama ini. Dengan begitu, tak akan ada perbedaan besar dalam  penerapan PSBB di ibu kota pada 10 April mendatang.

“Ya [tidak ada perbedaan signifikan] dan memang Jakarta sudah melakukan PSBB selama ini,” kata Anies.

Pernyataan Anies yang dimuat di salah satu media nasional itu mendapat tanggapan warga Jakarta.

Reni 23, warga Tanjung Barat Jakarta mengatakan bingung dengan komitmen Anies.

” kemaren Gubernur heboh banget, sampai selalu buat siaran pers, tapi begitu direstui pemerintah pusat malah begini jadinya” ujarnya Reni dengan mimik  tertawa.

Hal serupa juga diungkapkan Nurjannah, perempuan karyawati perusahaan swasta ini juga terlihat dengan kebijakan Anies tersebut.

” terus kalo gak ada perbedaan signifikan ngapain juga dibuat PSBB, kami karyawati berharap ada aturan yang sangat jelas dn detail terhadap kebijakan PSBB Jakarta ini”, tegasnya

Pembatasan dilakukan oleh Pemprov DKI Jakarta nantinya mulai dari sektor pendidikan, usaha, hingga fasilitas umum dan tempat hiburan. Pengecualian diberlakukan pada delapan sektor usaha penting, transportasi umum, dan pelayanan publik atau pemerintahan.

Anies berkata pengecualian diterapkan berdasarkan pertimbangan Jakarta sebagai pusat perekonomian nasional. Selain tiga sektor yang mendapat pengecualian, pembatasan berlaku bagi semua orang dan badan usaha.

Untuk pembatasan interaksi, Pemprov DKI akan melarang kerumunan massa yang berjumlah lebih dari lima orang. Patroli dari kepolisian dan Pemprov DKI akan ditingkatkan untuk mencegah kerumunan massa tersebut.