52 DIBACA

Keluarga Bahagia Ala Jokowi

VNEWS.ID | Setiap orang mengidamkan punya keluarga bahagia. Nah, salah satu potret kehidupan keluarga bahagia adalah keluarga besar Presiden Joko Widodo (Jokowi). Kehidupan orang nomor satu di Indonesia ini tak pernah sepi dari sorotan. Selain kinerja dan pencapaiannya sebagai presiden, keluarganya juga tak luput dari perhatian publik.

Dikenal sederhana, keluarga Jokowi dan Iriana pun sangat harmonis. Belum lama ini, Jokowi dan Iriana mengajak anak dan cucunya menikmati libuan di Istana Bogor. Gak hanya momen kemarin ini saja, jika ada sela-sela tugasnya sebagai pemimpin negara Jokowi dan Iriana selalu menyempatkan diri untuk berkumpul dengan anak cucu.

Silakan cek di situs pencari google atau yahoo. Di sana banyak sekali foto-foto kemesraan keluarga ini. Bahkan di akun media sosial Jokowi, mulai Facebook, Twitter dan Instagram, mantan gubernur DKI Jakarta itu kerap mengunggah fotonya bersama keluarga sedang jalan-jalan santai atau sekadar melepas penat bersama.

Bahkan bebeberapa kali Jokowi terlibat membuat video blog (vlog) bersama anak bungsunya Kaesang Pangarep. Misalnya saat adu panco, kemudian vlog bareng membahas potongan rambut dan lain-lain. Jokowi juga sering sekali mengunggah foto cucu pertamanya Jan Ethes dan mengajaknya jalan-jalan.

Ada setidaknya 6 ciri-ciri keluarga bahagia yang semuanya ada pada keluarga Jokowi. Nah, berikut ini ciri-cirinya:

1. Iman dan Taqwa yang kuat

Membina rumah tangga perlu dengan landasan keimanan dan ketaqwaan yang kuat, dengan landasan tersebut maka suami istri bisa menjalankan apa yang diwajibkan oleh agama dan menjauhi apa yang dilarang agama. Taqwa merupakan alat untuk membina rumah tangga yang bahagia, karena dengan meningkatkan ketaqwaan pada Tuhan, Anda dan pasangan pasti akan menjauhi segala hal yang bisa menghancurkan pernikahan.

Untuk hal ini tidak perlu diragukan lagi. Jokowi dan keluarganya merupakan Muslim yang taat. Sebagai muslim, dalam banyak kesempatan mereka sering terlihat sedang menjalankan ibadah bersama dan menjalankan perintah-perintah agama.

2. Jarang bertengkar

Untuk hal ini keluarga Jokowi hampir tidak pernah memperlihatkannya di depan publik. Meskipun konon tidak ada pasangan suami istri yang tidak pernah bertengkar, pasti mereka pernah memiliki ketidakcocokan pendapat atau sikap yang membuat mereka berseteru. Namun, jika setiap hari suami istri bertengkar dan tidak bisa akur, hal ini bukan ciri keluarga bahagia. Sebuah keluarga yang bahagia adalah jauh dari pertengkaran, jika memang terjadi pertengkaran, suami istri segera menyelesaikan masalah tersebut agar tidak berlarut-larut.

3. Saling mencintai dan menyayangi

Sederhana saja, lihat saat Ibu Iriana memayungi suaminya. Jika suami saja yang mencintai istrinya, namun sang istri tidak pernah mencintai suami, pastinya keutuhan rumah tangga tidak akan bisa bertahan lebih lama. Begitulah pasangan Jokowi-Iriana memberi contoh perlunya romantisme tetap dipelihara dan dijaga.

Pondasi keluarga yang bahagia dan utut adalah rasa cinta dan sayang kedua belah pihak yaitu suami dan istri. Perasaan cinta dan sayang bisa membuat suami istri memiliki komitmen tidak akan terpisahkan dan akan terus membina keutuhan rumah tangganya sampai kapanpun. Dengan cinta dan sayang, beragai rintangan dalam rumah tangga akan mudah diatasi. Tanpa landasan cinta dan sayang, rumah tangga tidak akan bisa langgeng.

4. Ekonomi yang kuat

Untuk hal ini tidak usah ditanya. Coba bayangkan, jika suami tidak bekerja, istri tidak bekerja sedangkan kebutuhan keluarga semakin banyak, apa yang terjadi? Masalah ekonomi menjadi hal yang penting untuk membina rumah tangga yang bahagia. Dengan ekonomi yang kuat, hal ini akan menghindarkan perselisihan dan pertengkaran rumah tangga. Perceraian sering terjadi karena masalah ekonomi keluarga, suami tidak bisa mencukupi kebutuhan keluarga sehingga istri tidak puas dan timbullah pertengkaran dan perselisihan.

5. Komunikasi yang lancar

Apakah mungkin keluarga bahagia itu tanpa komunikasi bahkan tidak pernah komunikasi selama bertahun-tahun? Yang dinamakan keluarga bahagia adalah keluarga yang saling memberikan kabar, berkomunikasi kapan saja dan dimana saja. Sekalipun suami tidak di rumah, komunikasi tetap bisa dilakukan dengan ponsel, sosial media dan lainnya. Tanpa komunikasi, rumah tangga menjadi hampa, menggantung dan bisa menimbulkan kecurigaan suami atau istri. Untuk itu, sangat penting bagi suami istri untuk selalu berkomunikasi agar tercipta kehangatan bagi rumah tangganya.

6. Komitmen yang kuat

Komitmen dalam berumah tangga sangat penting, tanpa komitmen mustahil suami istri bisa mempertahankan rumah tangganya. Sebelum berumah tangga, masing-masing pihak pasti memiliki komitmen yang sama. Dan setelah mereka menikah, rumah tangga yang dibina harus memiliki komitmen yang kuat.

Dengan berkomitmen maka keutuhan rumah tangga bisa tetap dibina, bahkan komitmen yang kuat bisa menghindarkan keluarga dari perceraian dan juga campur tangan oleh pihak ketiga. Jika salah satu pihak saja yang memiliki komitmen, mustahil rumah tangga bisa berjalan dengan baik. Jadi, keduanya yaitu suami dan istri harus memilliki komitmen yang kuat untuk membina dan mempertahankan rumah tangganya sampai kapanpun.

Leave a Reply

Your email address will not be published.