3,512 DIBACA

Ketua TGUPP dan Sejumlah Pejabat DKI Positif Covid-19

VNEWS.ID| Sekretaris Daerah Provinsi DKI Jakarta, Saefullah mengungkapkan sejumlah pejabat di lingkungan Pemprov DKI terkonfirmasi positif Covid-19. Hal ini berdasarkan hasil tes swab yang dilakukan Pemprov DKI dalam beberapa pekan terakhir.

“Dari tes swab itu, sejumlah pejabat hasil tesnya positif,” kata Saefullah, di Balai Kota Jakarta, pada Kamis (27/8/2020).

Sejumlah pejabat yang dinyatakan positif Covid-19 tersebut adalah Asisten Pemerintah Setda Provinsi DKI Jakarta, Reswan W. Soewaryo; Kepala Biro Pemerintahan Setda Provinsi DKI Jakarta, Premi Lesari; Kepala Biro Pendidikan Mental dan Spiritual Provinsi DKI Jakarta, Hendra Hidayat; Kepala Dinas Pertamanan dan Hutan Kota Provinsi DKI Jakarta, Suzy Marsitawati; Direktur Utama PD Pasar Jaya, Arief Nasruddin; Kepala Biro Penataan Kota dan Lingkungan Hidup, Afan Adriansyah Idris; dan Ketua TGUPP (Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan), Amin Subekti.

“Mereka yang diduga positif Covid-19 itu saat ini melakukan isolasi mandiri dan tetap menjalankan tugas dari rumah. Karena mereka tidak ada gejala apapun, sehingga mereka tetap bertugas meskipun tanpa interaksi langsung di kantor,” ungkap Saefullah.

Sementara itu, kata Saefullah, pejabat eselon II lainnya di lingkungan Pemprov DKI Jakarta juga telah menjalani tes swab dengan hasil negatif Covid-19 dan dalam keadaan sehat. Mereka dapat menjalankan tugasnya seperti sedia kala.

“Tentunya, dengan menerapkan protokol kesehatan saat beraktivitas,” imbuh dia.

Lebih lanjut, Saefullah menegaskan upaya Pemprov DKI untuk memasifkan testing (pengujian) dan melakukan tracing (pelacakan) akan terus dilakukan selama masa pandemi Covid-19 agar memutus mata rantai penularan. Selain itu, dia menyatakan Pemprov DKI juga telah mempersiapkan treatment (penanganan) melalui kapasitas ruang isolasi maupun ICU di RS Rujukan khusus covid-19 di Ibu Kota.

“Pemprov DKI Jakarta akan terus meningkatkan penerapan protokol kesehatan yang ketat di lingkungan pegawai. Di antaranya, penyemprotan disinfektan secara rutin, mewajibkan pegawai menggunakan masker, menjaga jarak minimal satu meter, dan menyediakan tempat cuci tangan beserta sabun maupun hand sanitizer di berbagai lokasi yang mudah dijangkau pegawai,” pungkas Saefullah. (beritasatu)