57 DIBACA

KPU Beberkan Alasan Tolak Perbaikan Permohonan Prabowo-Sandi

VNEWS.ID| Pihak termohon Komisi Pemilihan Umum (KPU) menegaskan menolak perbaikan berkas pemohon kuasa hukum capres-cawapres Prabowo Subianto-Sandiaga Uno. Perbaikan permohonan dinilai sebagai berkas baru.

“Penolakan terhadap perbaikan pemohon adalah sikap tegas pemohon terhadap hukum acara yang sudah di tetapkan Mahkamah Konstitusi (MK) dalam peraturan MK Nomor 5 Tahun 2019 tentang tahapan kegiatan dan jadwal penanganan perkara hasil pemilu sebagaimana diubah Nomor 2 Tahun 2019 dalam rangka menjaga ketertiban umum, kepastian hukum dan rasa keadilan bagi semua pihak,” kata kuasa hukum KPU Ali Nurdin saat membacakan berkas jawaban termohon di Gedung MK, Jalan Medan Merdeka Barat, Gambir, Jakarta Pusat, Selasa, 18 Juni 2019.

Baca Juga :  Moeldoko: BPN Bikin Opini Kecurangan Jokowi dari Sebelum Pemilu

Termohon menilai perbaikan permohonan pemohon yang disampaikan dalam sidang pendahuluan 14 Juni 2019, memiliki perbedaan sangat mendasar. Baik dari posita atau rumusan dalil dalam surat gugatan dan petitum atau hal yang dimintakan penggugat kepada hakim untuk dikabulkan.

“Sehingga dikualifikasikan sebagai permohonan baru,” ujar Ali

Ia mencontohkan dalam posita 24 Mei 2019 pemohon tidak menguraikan adanya kesalahan hasil penghitungan suara yang dilakukan termohon dan penghitungan yang benar menurut pemohon. Begitu juga dalam petitum, pemohon tidak menuntut adanya penghitungan suara yang benar.

Baca Juga :  Rencana Aksi 212 di MK, Azyumardi: Hentikan Bawa-bawa Agama

Permohonan pemohon yang disampaikan pertama pada 24 Mei 2019 berbeda dengan perbaikan permohonan yang disampaikan atau terdaftar pada 10 Juni 2019. Majelis hakim mempertimbangkan perbaikan pihak pemohon pada sidang perdana 14 Juni 2019.

Leave a Reply

Your email address will not be published.