42 DIBACA

Masjid di Israel: Tim arkeologi temukan reruntuhan masjid berusia 1.200 tahun di padang pasir

VNEWS.ID| Sebuah masjid yang didirikan sekitar 1.200 tahun lalu telah ditemukan sekelompok arkeolog di kawasan padang pasir Negev, Israel.

Reruntuhan dari abad ketujuh atau kedelapan itu ditemukan di Kota Rahat.

Badan Purbakala Israel (IAA) mengatakan reruntuhan masjid itu mengemuka tatkala proyek konstruksi berlangsung di lokasi tersebut.

israel

Reruntuhan masjid terlihat tatkala proyek konstruksi berlangsung di lokasi tersebut.

israel

Reruntuhan masjid itu ditemukan di Kota Rahat, di padang pasir Negev.

Menurut IAA, masjid itu adalah tempat ibadah umat Muslim pertama yang dibangun pada abad ketujuh atau kedelapan di kawasan itu. Usianya menandingi masjid yang ditemukan di Mekkah dan Jerusalem, sebut IAA.

Pimpinan proyek penggalian, Jon Seligman dan Shahar Zur, mengatakan masjid itu adalah “temuan yang langka di manapun di dunia”.

Para peneliti meyakini jemaah yang beribadah di masjid tersebut amat mungkin para petani setempat.

masjid

Shahar Tzur dari Badan Purbakala Israel menjelaskan rincian dari temuan masjid.

Masjid itu dibangun di ruang terbuka, berbentuk persegi empat, dan memiliki Mihrab menghadap selatan ke arah Mekkah.

“Tampilan ini adalah bukti penggunaan bangunan ini beratus tahun lalu,” kata Seligman.

masjid

Yaser Alamor dari Badan Purbakala Israel menunjukkan sebuah batu yang merupakan bagian dari bangunan masjid.

Gideon Avni, selaku ahli sejarah awal Islam, mengatakan masjid ini adalah salah satu masjid pertama yang dibangun setelah kedatangan Islam di kawasan yang kini menjadi Israel modern.

Kedatangan Islam tersebut berlangsung bersamaan dengan ditaklukkannya provinsi Byzantine oleh bangsa Arab pada tahun 636.

“Penemuan desa dan masjid di lingkungannya merupakan kontribusi signifikan kepada kajian sejarah negara ini dalam masa pergolakan sekarang,” ujarnya.

Baca Juga :  Cerita Jokowi tentang Tanah Wakaf di Sukamaja

Leave a Reply

Your email address will not be published.