Dukung UMKM Naik Kelas, BRIDA NTB Salurkan 10 Unit Gerobak Listrik untuk Pedagang

B

Bambang GS

Aug 22, 2026 · 1 jam yang lalu

Dukung UMKM Naik Kelas, BRIDA NTB Salurkan 10 Unit Gerobak Listrik untuk Pedagang

Giri Menang (Visualnews) — Badan Riset dan Inovasi Daerah (BRIDA) Provinsi Nusa Tenggara Barat terus menunjukkan komitmennya dalam mendorong efisiensi usaha mikro serta percepatan pemanfaatan teknologi hijau.

Pada Jumat (21/8/2026), BRIDA NTB secara resmi menyerahkan 10 unit gerobak listrik ramah lingkungan kepada masyarakat dan perwakilan asosiasi pedagang kaki lima (PKL) serta pedagang asongan NTB di Kantor BRIDA NTB, Lombok Barat.

​Penyerahan bantuan memuat misi strategis: memodernisasi sarana usaha rakyat sekaligus memfungsikan sarana penunjang usaha ini sebagai model inkubasi inovasi daerah.

​Kegiatan penyerahan dipimpin langsung oleh Kepala BRIDA NTB, I Gede Putu Aryadi, S.Sos., M.H., dengan didampingi Sekretaris BRIDA NTB, Retno Untari, S.Si., M.Kes.

​Gerobak listrik tersebut merupakan buah rancangan Tim Engineering Pokja Pengelola Workshop Permesinan BRIDA NTB yang diproduksi oleh Industri Kecil Menengah (IKM) binaan lokal.

​I Gede Putu Aryadi menjelaskan bahwa operasionalisasi gerobak ini di lapangan berfungsi ganda, yakni sebagai alat bantu ekonomi sekaligus media uji penerapan teknologi secara langsung (real-world testing).

​"Pemanfaatan gerobak listrik ini tidak hanya membantu para pedagang meningkatkan mobilitas, memperluas jangkauan pemasaran, dan menekan biaya operasional. Lebih dari itu, ini menjadi media uji penerapan teknologi secara langsung. Dari lapangan, kami akan mendapatkan evaluasi objektif mengenai keunggulan dan kekurangan produk agar bisa terus disempurnakan," ujar mantan Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi NTB tersebut.

​Melalui masukan pengguna aktif, BRIDA NTB berkomitmen memastikan pengembangan teknologi tepat guna ini makin efektif, efisien, dan benar-benar menjawab kebutuhan riil masyarakat.

​Penerapan unit gerobak modern bernilai tambah ini diharapkan berdampak langsung pada peningkatan omzet, efisiensi waktu operasional, dan penekanan biaya energi para pelaku usaha keliling.

​“Gerobak listrik ini diharapkan tidak sekadar menjadi alat berjualan, tetapi benar-benar mampu meningkatkan produktivitas dan pendapatan pelaku usaha. Inovasi teknologi harus menghadirkan manfaat nyata bagi kesejahteraan masyarakat,” tegas Aryadi.

​Guna memastikan keamanan dan keberlanjutan pemanfaatan, acara dilanjutkan dengan sesi pelatihan teknis bagi seluruh penerima.

Pembekalan mencakup tata cara pengoperasian kendaraan yang aman, pengenalan fungsi dan fitur kelistrikan, manajemen perawatan dasar armada, serta optimalisasi pemanfaatan unit untuk efisiensi niaga.

​Langkah inovatif BRIDA NTB ini menegaskan fokus pemerintah daerah dalam mengawal UMKM NTB agar mampu "naik kelas" lebih adaptif terhadap arus modernisasi, ramah lingkungan, serta memiliki daya saing pasar yang tangguh.

​Dengan menjaga keberlanjutan unit inovasi ini, BRIDA NTB optimistis gerakan pemanfaatan riset aplikatif berbasis komoditas dan kebutuhan lokal mampu mempercepat terwujudnya visi pembangunan NTB yang mandiri, maju, dan berdaya saing global. (V-02)