Industri Jasa Keuangan NTB Gelontorkan Bantuan Kemanusiaan untuk NTT

B

Bambang GS

Aug 20, 2026 · 5 jam yang lalu

Industri Jasa Keuangan NTB Gelontorkan Bantuan Kemanusiaan untuk NTT

Mataram (Visualnews) – Industri Jasa Keuangan di Nusa Tenggara Barat (NTB) bergerak cepat menggalang aksi solidaritas kemanusiaan untuk meringankan beban korban bencana alam yang melanda Nusa Tenggara Timur (NTT). NTB menjadi salah satu daerah terdepan yang mengirimkan uluran tangan bagi para korban terdampak.

​Bantuan dari sektor keuangan tersebut diserahkan secara simbolis oleh perwakilan lembaga terkait dan diterima langsung oleh Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Kominfotik) Provinsi NTB, Dr. H. Ahsanul Halik, di ruang kerjanya pada Rabu (19/8/2026).

​Berdasarkan data terkini, dampak bencana di NTT cukup memprihatinkan dengan catatan 68 korban jiwa dan sekitar 1.600 unit rumah mengalami kerusakan. Wilayah Kabupaten Manggarai Timur dan Kabupaten Nagekeo dilaporkan menjadi area dengan dampak kerusakan paling parah.

​Sebelum penyerahan bantuan tunai ini, Pemprov NTB telah mendistribusikan logistik awal berupa 34 ton beras untuk menopang kebutuhan dasar masyarakat di lokasi bencana.

​Adapun bantuan tambahan yang diserahkan kali ini terhimpun dari berbagai unsur sektor keuangan dan partisipasi masyarakat, antara lain FKIJK Wilayah NTB uang tunai sebesar Rp20.000.000; BMPD Provinsi NTB uang tunai sebesar Rp10.000.000; dan peserta Pekan QRIS Nasional (PQN) 2026 (Bank Indonesia NTB) dana sebesar Rp5.086.369.

​Khusus untuk dana yang dihimpun melalui PQN 2026, penyaluran dilakukan secara langsung melalui transfer ke akun Kepala BPBD NTB yang saat ini berada di Posko Kebencanaan Manggarai Barat, NTT.

​Deputi Kepala Perwakilan BI Provinsi NTB Bidang Sistem Pembayaran, Ignatius Adhi Nugroho, menegaskan bahwa aksi ini lahir dari rasa empati mendalam seluruh pelaku industri jasa keuangan di NTB.

​"Kami dari industri jasa keuangan NTB ingin berbagi dengan saudara-saudara kita di NTT. Mudah-mudahan bantuan ini dapat memberikan manfaat dan membantu meringankan beban masyarakat yang sedang menghadapi masa sulit," ujar Adhi.

​Untuk memastikan logistik tersalurkan secara cepat dan merata, Pemprov NTB memberangkatkan tim langsung ke lokasi. Rombongan dijadwalkan bertolak dari Mataram menuju Bali pada Rabu malam (19/8/2026), lalu melanjutkan penerbangan ke Labuan Bajo pada Kamis (20/8/2026) sebelum bergerak ke titik-titik pengungsian.

​Di lapangan, bantuan akan difokuskan untuk mendukung operasional dapur umum dan pengadaan logistik harian. Salah satu titik prioritas penanganan adalah kawasan permukiman padat penduduk yang dihuni sekitar 100 kepala keluarga.

​Selain itu, penyerahan bantuan secara langsung di NTT nantinya juga akan diselaraskan bersama Pemerintah Provinsi Bali. Langkah kolaboratif ini merupakan bagian dari komitmen Kerjasama Regional Bali, NTB, dan NTT (KR-BNN) dalam merespons situasi tanggap darurat antarwilayah.

​Kepala Dinas Kominfotik NTB, Dr. H. Ahsanul Halik, menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya atas kepedulian para pelaku industri keuangan dan warga NTB yang terus merawat semangat gotong royong.

​"Bantuan ini saya terima dan koordinasikan untuk kemudian disalurkan langsung kepada masyarakat terdampak begitu tiba di NTT. Semoga apa yang diberikan dapat memberi manfaat nyata dan meringankan beban saudara-saudara kita di sana," kata Ahsanul Halik.

​Ia juga mengajak seluruh elemen masyarakat dan pemangku kepentingan untuk terus mengulurkan tangan memberikan bantuan sesuai kapasitas masing-masing guna mempercepat pemulihan pascabencana di NTT. (V-02)