​Lawan Modus Penipuan, Aplikasi 'wondr by BNI' Otomatis Kunci Transaksi Saat Telepon Masuk

B

Bambang GS

Jul 04, 2026 · 5 hours ago

​Lawan Modus Penipuan, Aplikasi 'wondr by BNI' Otomatis Kunci Transaksi Saat Telepon Masuk
Fitur keamanan terbaru pada aplikasi wondr by BNI.Foto/BNI

Jakarta (Visualnews) – PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI) terus memperkuat sistem keamanan digitalnya. Guna melindungi nasabah dari maraknya kejahatan siber, BNI meluncurkan fitur keamanan terbaru pada aplikasi wondr by BNI yang mampu mendeteksi dan memblokir aktivitas transaksi secara otomatis saat pengguna menerima panggilan telepon.

Inovasi ini dirancang untuk memutus celah penipuan berbasis manipulasi psikologis (social engineering), di mana pelaku biasanya memandu korban via telepon untuk melakukan transaksi atau menguras rekening.

Fitur ini bekerja secara otomatis di latar belakang tanpa memerlukan aktivasi manual dari nasabah.

Deteksi Otomatis: Ketika ponsel nasabah menerima panggilan masuk, aplikasi wondr by BNI akan langsung mengunci akses transaksi.

Notifikasi Keamanan: Layar aplikasi akan beralih menampilkan peringatan bertuliskan: "Selesaikan Panggilan Kamu Dulu".

Proteksi Real-Time: Selama panggilan telepon masih berlangsung, tidak ada transaksi yang dapat dieksekusi di dalam aplikasi.

Corporate Secretary BNI, Okki Rushartomo, menjelaskan bahwa fitur ini merupakan langkah preventif proaktif dari BNI untuk melindungi aset dan data pribadi nasabah.

"Fitur ini kami hadirkan sebagai langkah preventif untuk melindungi nasabah dari berbagai modus penipuan yang memanfaatkan komunikasi telepon," ujar Okki dalam keterangan tertulisnya.

Selama ini, salah satu modus yang paling sering memakan korban adalah saat pelaku meminta korban tetap terhubung di telepon. Dalam kondisi panik atau terburu-buru, korban kerap dituntun untuk melakukan transfer atau membagikan data sensitif seperti OTP, PIN, dan password.

Dengan adanya sistem penguncian ini, wondr by BNI bertindak sebagai "rem otomatis". Sistem ini memberi jeda bagi nasabah untuk berpikir jernih sekaligus menutup ruang gerak pelaku penipuan yang mencoba mendikte korban.

Meskipun sistem keamanan aplikasi kian canggih, BNI mengingatkan bahwa kesadaran nasabah tetap menjadi benteng pertahanan utama.

Aplikasi wondr by BNI membantu menjaga keamanan dari sisi teknologi, namun nasabah wajib tetap waspada. Okki menegaskan agar nasabah tidak pernah memberikan informasi rahasia perbankan kepada siapapun.

"Dengan fitur terbaru ini, wondr dapat membantu nasabah menjaga data pribadi. Kami juga mengimbau nasabah untuk tidak memberikan informasi rahasia kepada pihak mana pun, termasuk yang mengatasnamakan BNI," tegas Okki.

Inovasi ini menjadi bagian dari transformasi digital berkelanjutan BNI. Seiring dengan melonjaknya aktivitas transaksi digital masyarakat, BNI berkomitmen memastikan bahwa setiap kemudahan layanan selalu diimbangi dengan proteksi keamanan yang sepadan demi memberikan ketenangan pikiran (peace of mind) bagi nasabahnya. (V-02)