The Mandalika, (Visualnews) – Mandalika Festival of Speed (MFoS) putaran ketiga yang diselenggarakan oleh Mandalika Grand Prix Association (MGPA) yang berlangsung di Pertamina Mandalika International Circuit, Lombok, Nusa Tenggara Barat, pada 14–16 Agustus 2026, telah menghadirkan persaingan ketat pembalap nasional di berbagai kelas balap mobil.
Direktur Utama Mandalika Grand Prix Association (MGPA), Ananda Mikola, mengatakan, penyelenggaraan MFoS menjadi bagian penting dalam menjaga keberlanjutan aktivitas motorsport nasional sekaligus memberikan ruang kompetisi bagi pembalap dengan berbagai level skill dan pengalaman.
“Mandalika Festival of Speed putaran ketiga kembali menunjukkan bahwa Pertamina Mandalika International Circuit mampu menghadirkan kompetisi balap nasional yang seru bagi penggemar motorsport di Tanah Air. Persaingan yang ketat di setiap kategori, termasuk kehadiran pembalap muda pada berbagai kategori kelas, menjadi bagian penting dalam membangun ekosistem motorsport nasional yang semakin kompetitif. Event ini hadir dengan standar keselamatan, kualitas penyelenggaraan, dan pengalaman terbaik bagi pembalap, sponsor, penonton, dan seluruh stakeholder,” ujar Ananda Mikola.
Ananda secara khusus juga memberikan apresiasi kepada PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk yang telah mendukung penyelenggaraan event ini. Sebagai informasi, event ini didukung PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk melalui produk balé by BTN yang menghadirkan aplikasi Super App perbankan digital yang memberikan kemudahan bagi masyarakat untuk melakukan transaksi perbankan hingga pengelolaan keuangan.
MFoS Putaran Ketiga mempertemukan sejumlah kelas balap dengan karakter persaingan yang berbeda. Pada ITCR 1200, ITCR 1500, dan ISTCR 3600, peserta bersaing dalam kategori Seeded A, Seeded B, dan Non Seeded. Sementara Krida Agya OMR mempertandingkan kategori Seeded dan Non Seeded, sedangkan Subaru BRZ Super Series membagi peserta ke dalam kategori Pro, Pro AM, AM, dan Rookie.
Persaingan ITCR 1200 berlangsung ketat sepanjang dua race. Pada Race 1, Putera Adam H Mu'Azzam tampil sebagai pemenang keseluruhan sekaligus juara kategori Seeded A, sedangkan E. Amandio menjadi pembalap terbaik Seeded B dan Kenzie Habib Nurfansya memimpin kategori Non Seeded. Pada Race 2, persaingan semakin ketat ketika Daffa AB merebut kemenangan Seeded A dengan selisih hanya 0,032 detik atas M. Andri Abrezky. E. Amandio kembali menjadi yang terdepan di Seeded B, sementara Farrel Rarellyno Augusto menjadi pembalap Non Seeded terbaik.
Di ITCR 1500, Avan Abdullah menguasai Race 1 pada kategori Seeded A, dengan Rava Mahpud menjadi yang terbaik di Seeded B dan Ananda Zayn Neymar Idy memimpin Non Seeded. Memasuki Race 2, Fitra Eri tampil sebagai pemenang Seeded A, sementara Avan Abdullah harus puas di posisi berikutnya meskipun mencatat fastest lap lebih cepat. Abraham Franklin Nadeak menjadi juara Seeded B, sedangkan Ananda Zayn Neymar Idy kembali menjadi pembalap terbaik kategori Non Seeded.
Persaingan ISTCR 3600 memperlihatkan performa kuat Alvin Bahar. Pada Race 1, Alvin menjadi pemenang kategori Seeded A sekaligus pemimpin klasifikasi keseluruhan, dengan Gerhard Lukita menjadi juara Seeded B dan Muhammad Yasin Kosasih memimpin Non Seeded. Pada Race 2, Alvin Bahar kembali tampil dominan dan meraih kemenangan sekaligus mencatat fastest lap. Di kategori Seeded B tampil Raden Dudy Darmady menjadi yang tercepat. Apip Ginanjar menjadi pembalap Non Seeded terbaik dan mampu finis kedua secara keseluruhan.
Di kategori Krida Agya OMR, Romy Tahrizi menjadi pemenang kategori Seeded pada Race 1, sementara Rizky Rafi Thamrin menguasai kategori Non Seeded. Pada Race 2, Rizky kembali tampil kuat dengan meraih kemenangan sekaligus menjadi juara Non Seeded. Pembalap Jepang, Horino Jin, menjadi pembalap Seeded terbaik pada balapan kedua. Hasil tersebut memperlihatkan konsistensi Rizky sekaligus perubahan pemenang pada kategori Seeded dari Race 1 ke Race 2.
Subaru BRZ Super Series menghadirkan persaingan dalam empat kategori, yakni Pro, Pro AM, AM, dan Rookie. Pada Race 1, Rio S.B menjadi pemenang Pro, Sudarmono menguasai Pro AM, Daniel Sutrisno menjadi yang terbaik di AM, dan Jenser Dulkard Hussy memimpin Rookie. Pada Race 2, Rio S.B kembali menguasai Pro, Sudarmono mempertahankan posisi teratas Pro AM, sementara Hery Wirawan merebut kemenangan kategori AM dan Jenser Dulmarch Hussy kembali menjadi yang terbaik di Rookie.
Persaingan Superstars Sportscar Series (SSS) menjadi salah satu bagian menarik MFoS Putaran Ketiga. Pada Race 1, Umar Abdullah menjadi pemenang setelah mengungguli rekan setimnya H. Dypo Fitramadhan di posisi kedua, sedangkan Nadeem Rustombi melengkapi podium. Pada Race 2, Dypo bangkit dan merebut kemenangan, disusul Nadeem di posisi kedua dan Michael Jorgy Junus di posisi ketiga. Dengan demikian, dua race menghasilkan pemenang berbeda, sementara Nadeem menjadi pembalap yang konsisten berada di podium dalam kedua balapan.(V-01)