Kupang (Visualnews) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara terus memperkuat komitmennya dalam menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat. Hal tersebut diwujudkan melalui kunjungan kerja General Manager PLN UIK Dwipantara, Rita Triani, ke sejumlah unit pembangkit strategis di Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada Rabu (1/7).
Beberapa pembangkit yang dikunjungi antara lain Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Timor, Pembangkit Listrik Tenaga Mesin Gas (PLTMG) Kupang Peaker, dan PLTU Bolok.
Peninjauan ini dilakukan untuk memastikan seluruh pembangkit beroperasi secara optimal dalam memenuhi kebutuhan listrik masyarakat.
Saat ini, sistem kelistrikan Timor memiliki daya mampu pembangkit (DMP) sebesar 153 MW, beban puncak (BP) mencapai 111 MW, dengan cadangan daya sebesar 42 MW yang siap mendukung keandalan sistem.
General Manager PLN UIK Dwipantara, Rita Triani, menegaskan bahwa keandalan pembangkit merupakan prioritas utama PLN dalam memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat.
"Peninjauan ini merupakan bagian dari komitmen kami untuk memastikan seluruh unit pembangkit berada dalam kondisi terbaik sehingga mampu memasok listrik secara andal bagi masyarakat," ujar Rita.
"Keandalan listrik menjadi fondasi penting bagi aktivitas masyarakat, pelayanan publik, serta pertumbuhan ekonomi di Nusa Tenggara Timur. Karena itu, kami terus memastikan kesiapan seluruh pembangkit, personel, dan infrastruktur agar sistem kelistrikan tetap aman dan andal," tambahnya.
Melalui peninjauan langsung ke lapangan, manajemen memastikan kesiapan personel, kecukupan peralatan, serta pelaksanaan pemeliharaan pembangkit berjalan sesuai standar operasional sehingga pasokan listrik tetap andal.
PLN UIK Dwipantara akan terus melakukan pemantauan dan penguatan keandalan pembangkit secara berkelanjutan sebagai bentuk komitmen perusahaan dalam menghadirkan listrik yang andal, berkualitas, dan berkesinambungan bagi seluruh masyarakat Indonesia, khususnya di wilayah Nusa Tenggara Timur.(V-01)