Putri Mahkota Kerajaan Swedia tanam terumbu karang di Gili Meno

V

Visualnews

Sep 06, 2026 · 1 jam yang lalu

Putri Mahkota Kerajaan Swedia tanam terumbu karang di Gili Meno
Putri Mahkota Kerajaan Swedia, Victoria (kanan), selaku Duta Kehormatan UNDP, menanam terumbu karang di Pulau Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (6/9/2026).Foto/UNDP

Lombok Utara (Visualnews) — Putri Mahkota Kerajaan Swedia, Victoria, selaku Duta Kehormatan UNDP, menanam terumbu karang di Pulau Gili Meno, Kabupaten Lombok Utara, Minggu (6/9/2026), bersama Resident Representative UNDP Indonesia Sara Ferrer Olivella, dan Wakil Menteri PPN/Wakil Kepala Bappenas Febrian Alphyanto Ruddyard, dan Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal. Putri Mahkota Victoria juga bertemu komunitas pembudidaya rumput laut bersama Kementerian Kelautan dan Perikanan serta Prof. Eka Sunarwidhi Prasedya dari Universitas Mataram.

Gili Meno menjadi salah satu lokasi asuransi terumbu karang pertama di Indonesia. UNDP mendorong payung hukum bagi skema ini sekaligus membentuk Marine Biodiversity Trust atau “Blue Window” untuk membiayai perlindungan terumbu karang di Gili. Pada 2026, UNDP dan mitra meluncurkan laporan pembelajaran dan panduan praktis asuransi terumbu karang sebagai rujukan bagi negara lain.

Indonesia menyimpan sekitar 16 persen terumbu karang dunia yang menopang perikanan, pariwisata, dan perlindungan pesisir alami. Di Gili Matra, pariwisata berbasis terumbu karang menghasilkan lebih dari Rp9,5 triliun per tahun, sementara pendapatan harian masyarakat pesisirnya berada di bawah 15 dolar AS. Di tengah tekanan perubahan iklim, UNDP mendorong pembiayaan inovatif untuk ekonomi biru, mulai dari blue bond negara hingga asuransi terumbu karang yang dapat mendanai pemulihan cepat setelah kerusakan akibat iklim.(V-01)