Resmi Dimulai, Wakapolda NTB Buka Pendidikan Bintara Polri 2026 di SPN Belanting

B

Bambang GS

Jul 21, 2026 · 10 hours ago

Resmi Dimulai, Wakapolda NTB Buka Pendidikan Bintara Polri 2026 di SPN Belanting
DIKTUKBA: Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., melakukan penyiraman air bunga kepada peserta, senagai tanda resmi dimulainya Diktukba Polri 2026 di SPN Belanting, Senin (20/7/2026). (Foto: Hms Polda NTB)

Selong (Visualnews) – Perjalanan panjang dan perjuangan keras ribuan pemuda di Nusa Tenggara Barat (NTB) akhirnya membuahkan hasil. Sebanyak 75 siswa Bintara Polri secara resmi memulai masa pendidikannya di Sekolah Polisi Negara (SPN) Belanting Polda NTB.

Momen bersejarah ini ditandai dengan upacara pembukaan Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) Polri Gelombang II TA 2026 yang berlangsung khidmat di Lapangan Apel SPN Belanting, Senin (20/7/2026).

​Upacara pembukaan dipimpin langsung oleh Wakapolda NTB, Brigjen Pol. Hari Nugroho, S.I.K., yang bertindak sebagai Inspektur Upacara untuk membacakan amanat tertulis Kepala Lembaga Pendidikan dan Pelatihan (Kalemdiklat) Polri.

​Suasana haru dan bangga menyelimuti lapangan saat jajaran Pejabat Utama Polda NTB, Kapolres/ta jajaran, perwakilan pemerintah daerah se-NTB, hingga para tokoh masyarakat menyaksikan langsung dimulainya masa basis bagi para calon pengayom masyarakat tersebut.

​Secara nasional, terdapat 4.792 peserta yang dinyatakan lolos seleksi ketat pada gelombang ini. Dari total tersebut, sebanyak 708 peserta wanita ditempatkan di Sekolah Polisi Wanita (Sepolwan) Lemdiklat Polri.

Sementara itu, 75 peserta pria NTB yang berhasil menyisihkan ribuan pendaftar lainnya kini siap ditempa di SPN Belanting.

​Dalam amanat Kalemdiklat Polri yang dibacakan Wakapolda NTB, apresiasi setinggi-tingginya diberikan kepada seluruh peserta yang berhasil lolos melalui proses seleksi yang transparan dan kompetitif.

​"Manfaatkan pendidikan ini dengan sebaik-baiknya untuk belajar dan membentuk karakter sebagai seorang abdi negara. Ini adalah peluang emas karena bukan hanya membanggakan keluarga, tetapi juga menjadi kesempatan nyata untuk mengabdi kepada masyarakat, daerah, dan negara," tegas Brigjen Pol. Hari Nugroho mengutip amanat Kalemdiklat Polri.

​Wakapolda menekankan bahwa Diktukba bukan sekadar ritual perubahan status dari warga sipil menjadi anggota Polri.

Lebih dari itu, pendidikan ini merupakan proses transformasi menyeluruh, mulai dari penguasaan ilmu kepolisian, kedisiplinan, mentalitas, hingga penguatan budaya kerja.

​Pendidikan Bintara Polri TA 2026 kali ini mengusung tema strategis, "Membangun Keutamaan Pendidikan Polri Berbasis Moral dan Literasi untuk Mendukung Program Kedaulatan Pangan, Energi, dan Ekonomi yang Produktif serta Inklusif".

​Tema ini mengisyaratkan bahwa personel Polri masa depan wajib memiliki integritas moral, kemampuan berpikir kritis (literasi), serta siap mendukung penuh agenda strategis pemerintah dalam menjaga stabilitas dan kedaulatan nasional.

​"Keutamaan pendidikan Polri tidak hanya ditentukan oleh banyaknya materi yang diajarkan atau kerasnya latihan fisik, tetapi dari keberhasilan membentuk personel yang berintegritas, bermoral, matang dalam berpikir, serta berani bertindak secara tepat dan benar di lapangan," tambah Wakapolda.

​Sebagai penutup rangkaian upacara, dilakukan prosesi tradisi penyiraman air bunga kepada perwakilan siswa Bintara.

Momen simbolis yang dipimpin langsung oleh Wakapolda NTB bersama tamu undangan ini menjadi penanda dimulainya lembaran baru, menyucikan niat, serta menguatkan mental 75 siswa Bintara dalam mengarungi kawah candradimuka di SPN Belanting Polda NTB. (V-02)