Sannipata Waisak 2570 BE di KLU, Wagub NTB: Kerukunan Umat Beragama Adalah Fondasi Pembangunan

B

Bambang GS

Jul 20, 2026 · 12 hours ago

Sannipata Waisak 2570 BE di KLU, Wagub NTB: Kerukunan Umat Beragama Adalah Fondasi Pembangunan
Wagub NTB, Hj. Indah Dhamayanti Putri

Tanjung (Visualnews) — Umat Buddha di Nusa Tenggara Barat (NTB) menggelar puncak perayaan Tri Suci Waisak dalam acara Sannipata Waisak 2570 BE/2026 di Vihara Bodhi Dharma, Desa Bentek, Kecamatan Gangga, Kabupaten Lombok Utara (KLU), Minggu (19/7/2026).

​Hadir dalam perayaan tersebut, Wakil Gubernur NTB Indah Dhamayanti Putri menekankan bahwa kerukunan dan toleransi antarumat beragama merupakan fondasi paling krusial untuk mewujudkan pembangunan daerah yang damai, harmonis, dan sejahtera. Menurutnya, nilai-nilai luhur agama adalah perekat utama dalam kehidupan masyarakat yang majemuk.

​“Terima kasih kepada umat Buddha di Lombok Utara yang telah menunjukkan kepada dunia bahwa di Nusa Tenggara Barat kita hidup dalam keberagaman, saling menjaga toleransi, dan memberikan rasa hormat satu sama lain,” ujar Wagub yang akrab disapa Ummi Dinda tersebut.

​Ummi Dinda juga mengajak seluruh elemen masyarakat untuk menjadikan persaudaraan sebagai modal sosial utama dalam membangun NTB ke depan melalui sikap saling menjaga dan mendoakan.

​Pada kesempatan yang sama, Bupati Lombok Utara Najmul Akhyar menyampaikan rasa bangganya atas capaian KLU yang berhasil mempertahankan predikat Kabupaten Peduli Kerukunan Umat Beragama selama enam tahun berturut-turut.

​Secara khusus, Najmul menyoroti Desa Bentek yang telah diakui secara nasional sebagai simbol harmoni dalam keberagaman.

​"Di Desa Bentek ini merupakan salah satu contoh praktik kerukunan umat beragama di Indonesia. Ini tentu menjadi penghormatan sekaligus prestasi yang luar biasa bagi masyarakat Lombok Utara," ungkap Najmul.

​Perayaan yang mengusung tema “Menapaki Jalan Mulia Bersumbangsih Bagi Negeri” ini dihadiri oleh sekitar 3.000 umat Buddha yang berasal dari Kabupaten Lombok Utara, Kota Mataram, hingga Kabupaten Lombok Barat.

​Suasana perayaan berlangsung khidmat dengan serangkaian kegiatan, antara lain pembagian Kitab Suci Dhammapada dan penyampaian pesan Sannipata Waisak, pertunjukan seni budaya serta pementasan drama perjalanan hidup Sang Buddha.

​Selain itu juga aksi sosial pra-acara berupa bakti sosial di 7 vihara dan penyaluran 600 paket bantuan ke 34 vihara di KLU.

​Sebagai bentuk komitmen terhadap penguatan kegiatan keagamaan, Pemerintah Provinsi NTB secara simbolis menyerahkan bantuan dana hibah sebesar Rp100 juta kepada Majelis Agama Buddha Ikhwan Indonesia (Magabudhi) KLU. Penyerahan dilakukan langsung oleh Wagub NTB bersama Anggota DPRD Provinsi NTB, Sudirsah Sujanto.

​Turut hadir mendampingi jalannya perayaan Waisak tersebut, yakni Kusmalahadi Syamsuri (Wakil Bupati Lombok Utara), Aryadi Satyawira (Pembimas Buddha Kanwil Kemenag NTB), Sudirsah Sujanto (Anggota DPRD Provinsi NTB), jajaran Forkopimda, pimpinan OPD Provinsi NTB dan KLU, para Bhikshu, serta tokoh agama dan masyarakat setempat. (V-02)