Serahkan Bantuan PKH, Jokowi: Jangan Kaget…

VNEWS.ID| Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyalurkan bantuan sosial Program Keluarga Harapan (PKH) Tahun 2019 untuk warga Jakarta Timur. Jokowi mengatakan ke warga jangan kaget jika nilainya lebih besar dari tahun 2018.

Jokowi mengatakan, di tahun 2015 anggaran PKH hanya Rp 5,4 triliun. Namun beberapa tahun berikutnya mengalami kenaikan drastis.

“Tahun 2015 anggaran PKH hanya Rp 5,4 triliun seluruh Indonesia. Tahun ini melompat jadi Rp 32 triliun. Jumlah yang diberikan juga ditambah jadi 10 juta penerima PkH,” kata Jokowi.

Hal itu disampaikan Jokowi saat penyerahan bantuan PKH itu berlangsung di GOR Ciracas, Jakarta Timur, Kamis (10/1/2019). Jokowi mengatakan, program PKH ini merupakan bentuk perhatian pemerintah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

“Jangan kaget kalau nanti yang baru dibuka biasanya Rp 1.890.000, betul? Tadi di situ saya buka ada yang dapat Rp 3,6 juta. Saya intip, saya buka lagi di sebelahnya dapat Rp 2,7 juta. Artinya tambahan itu sangat banyak sekali. Ada yang dua kali lipat ada yang 1,5 kali lipat. Tapi hati-hati penggunannya,” kata Jokowi.

Jokowi mencontohkan untuk apa saja dana PKH itu digunakan. Misalnya untuk beli telur, ikan, buku, seragam anak, beli sepatu untuk sekolah,” kata Jokowi.

Namun, Jokowi melarang meras jika dana itu digunakan untuk membeli rokok. “Tidak boleh untuk beli rokok, meskipun itu suami yang minta. Tapi melarangnya jangan dibentak,” kata Jokowi. [ALI]

Baca Juga :  Prabowo sebut setiap kebijakan akan berperspektif gender, Tapi kenapa Gerindra Struktur Pimpinannya Laki-laki Semua

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *