Sutopo Sang Informan Bencana Itu Akhirnya Bertemu Idolanya

VNEWS.ID|  Sutopo Purwo Nugroho, penyintas kanker yg saat ini sedang berjuang melawan kanker stadium 4, diterima secara khusus oleh Presiden Joko Widodo di Istana Kepresidenan, Bogor.

Melalui pak Sutopo-lah info kebencanaan diketahui publik Indonesia. Sebuah negeri yang berada di jalur cincin api dan sangat rawan dengan urusan bencana alam. Sutopo adalah orang yang paling bertanggung jawab soal informasi tersebut, karena jabatannya adalah Kepala Pusat Data dan Informasi-Pusdatin sekaligus Kepala Humas BNPB.

Seringkali Sutopo harus menulis rilis saat tengah antre untuk kemoterapi, atau pas lagi menjalani terapi. Bosnya, Willem Rampangilei, Kepala BNPB, pernah bercerita ke saya, “Saya tak mau melepaskan tugas yang diemban Topo, karena ia justru akan terus berpikir tentang sakitnya kalau tugasnya saya serahkan ke orang lain. Ia tetap bekerja, dan saya terus memonitor perkembangannya.”

Tentang sakit kanker dan tanggung jawab pekerjaannya, Sutopo bilang begini, “Hidup bukan soal seberapa panjang pendeknya umur, melainkan soal seberapa besar kita membantu orang lain.” Itu rupanya yang jadi kunci kenapa ia sangat gembira dan tetap profesional mengerjakan tugasnya.

Sudah lama ia memendam keinginan untuk dapat berjabat tangan dengan pak Jokowi. Berkali-kali ia melihat Jokowi di lapangan, tapi tak pernah kesampaian, bahkan untuk sekadar berjabat tangan.

“Saya pernah berjabat tangan dengan Presiden SBY, dan itu membuat saya gembira sekali karena menyaksikan Bapak Simbok saya di Boyolali melihat foto itu dengan bangga.”

Keinginan untuk bertemu presiden Jokowi itu akhirnya tercapai, bahkan di tempat paling terhormat di republik ini. Tak cuma itu, ia juga berkesempatan berselfie dengan Presiden Jokowi, dan dihadiahi kado foto mereka berdua yg ditandatangani Presiden.

Baca Juga :  Jokowi, Situkang Mebel yang 5 Kali Berturut-turut Menang Pemilu

Entah apa yang mereka obrolkan sore itu. Mungkin tentang bencana alam, mungkin tentang penyakit kanker, tapi mungkin juga mereka bercerita tentang masa lalu ketika masih belajar di Bulaksumur, mengingat fakultasnya pak Jokowi di Kehutanan dan Sutopo di Geografi cuma dipisah oleh sepenggal jalan bernama Jakal.

Yang saya khawatirkan, pak Jokowi dan Sutopo tak bercakap tentang itu semua tapi ngobrolin Raisa. #akurapopo

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *