535 DIBACA

Terungkap! Usai Anies dan Tuna Wisma Masuk Berita, Mereka Menggelandang Kembali

VNEWS.ID| Anggota DPRD DKI Jakarta Justin Adrian dan Anggara Sastroamidjojo menyambangi gelanggang olahraga (GOR) Karet Tengsin, Jakarta Pusat, tempat penampungan tunawisma yang diambil dari jalanan sekitar Tanah Abang, Jakarta Pusat. Wakil Ketua Fraksi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) DPRD DKI Jakarta dan anggota Komisi E DPRD tersebut kaget saat mendapati GOR dalam keadaan tertutup dan kosong.

Setelah meminta izin kepada petugas keamanan, dua anggota DPRD tersebut diperbolehkan masuk untuk melihat kondisi di dalam GOR. Menurut petugas keamanan, seluruh tunawisma yang sebelumnya dibawa ke sana telah dipulangkan setelah sebelumnya diajak mengobrol oleh Gubernur Anies Baswedan dan diberi paket sembako.

Dua lantai GOR yang sebelumnya digunakan sebagai tempat penampungan tunawisma tampak kosong dan bersih. Hanya tersisa tempat-tempat tidur lipat yang digunakan malam sebelumnya.

Justin meminta kepada Anies untuk membuat program secara komprehensif dalam membantu masyarakat yang tidak memiliki tempat tinggal, termasuk juga memikirkan kebutuhan mereka selama tinggal di GOR.

“Jangan karena viral di media kemudian direspons Pak Anies secara serimonial, tapi setelah Pak Anies pergi mereka kembali ke jalanan karena tidak disediakan kebutuhan dasar mereka oleh Pemda,” kata Justin kepada wartawan, Minggu (26/4).

Usai dari GOR, Justin bersama rombongan mengecek kondisi di sekitaran Tanah Abang. Dia menemukan beberapa tunawisma yang sebelumnya sempat dibawa ke GOR Karet Tengsin, kembali ke tempat mereka biasa menggelandang. Mereka membenarkan bahwa dilepaskan setelah diberi paket bantuan sembako.

Sebelumnya diberitakan, puluhan tunawisma ditampung sementara di GOR Karet Tengsin, Jakarta Pusat. “Sudah ada 55 orang dan dua anak kecil. Kita bawa tadi malam (ke GOR Karet Tengsin),” kata Camat Tanah Abang, Yassin Pasaribu saat dihubungi Liputan6.com, Sabtu (25/4).

Sebagaimana diberitakan, sejumlah warga tidur di emperan Tanah Abang karena tidak lagi mampu membayar sewa kontrakan. Beberapa di antaranya kehilangan pekerjaan juga penghasilan akibat wabah virus corona.

Menurut Yassin, puluhan tunawisma tersebut memiliki kartu tanda penduduk (KTP) luar DKI Jakarta. Mereka warga yang kerap datang setiap ramadan tiba.

“Selama ditempatkan di GOR Karet Tengsin, mereka dapat makan, minum saat sahur maupun buka puasa. Tidak ada yang kelaparan lah,” ucapnya.