Manggarai Timur, NTT (Visualnews) - Dari atas perbukitan Dusun Sanbi, Desa Satar Padut, Kecamatan Lamba Leda Utara, Kabupaten Manggarai Timur, Nusa Tenggara Timur, mata memandang jauh ke hamparan sawah hijau dan garis pantai di kejauhan.

Pemandangannya begitu tenang.
Namun di balik ketenangan itu, tenda-tenda pengungsian berdiri menjadi tempat warga bertahan setelah gempa mengguncang kehidupan mereka.
Di kawasan ini, warga yang berada di dua RT masing-masing berjumlah 296 jiwa dan 286 jiwa, atau sekitar 582 jiwa, menjadi bagian dari masyarakat yang terdampak dan membutuhkan perhatian pelayanan kesehatan di tengah kondisi pascabencana.

Keluhan kesehatan yang ditemui dalam pelayanan adalah bervariasi dari batuk pilek, gatal kulit, sakit mata, dan keluhan lainnya, Petugas kesehatan melakukan pemeriksaan dan memberikan pengobatan langsung kepada warga di lokasi pengungsian.
Di sanalah pelayanan kesehatan hadir.
Tim kesehatan Provinsi Nusa Tenggara Barat bersama solidaritas kemanusiaan KRBNN Bali, NTB, dan NTT turun langsung menyambangi warga di tenda-tenda pengungsian. Pemeriksaan dan pengobatan diberikan kepada warga, dari satu tenda ke tenda lainnya.(V-03)
