Jadi Simulasi PON 2028, Gubernur Iqbal Resmi Buka Porprov XII NTB 2026

B

Bambang GS

Jul 17, 2026 · 2 days ago

Jadi Simulasi PON 2028, Gubernur Iqbal Resmi Buka Porprov XII NTB 2026
Jadi Simulasi PON 2028, Gubernur Iqbal Resmi Buka Porprov XII NTB 2026
Jadi Simulasi PON 2028, Gubernur Iqbal Resmi Buka Porprov XII NTB 2026

Mataram (Visualnews) — Nusa Tenggara Barat (NTB) resmi memulai gelaran olahraga terbesar di tingkat provinsi. Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, secara resmi membuka Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) XII NTB Tahun 2026 di Lapangan Bumi Gora, Mataram, Kamis (16/7/2026).

​Ajang ini menjadi momentum krusial, bukan hanya untuk menjaring atlet berbakat, melainkan juga sebagai simulasi kesiapan NTB yang akan menjadi tuan rumah Pekan Olahraga Nasional (PON) XXII Tahun 2028 bersama Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT).

​Seremoni pembukaan ditandai dengan penyalaan api Porprov oleh Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal, didampingi Wakil Gubernur Hj. Indah Dhamayanti Putri dan Ketua KONI NTB H. Mori Hanafi.

Acara berlangsung semarak dengan parade kontingen, tari kolosal Raga Budaya, serta pertunjukan seni yang mempererat kebersamaan masyarakat NTB.

​Dalam sambutannya, Gubernur Miq Iqbal menegaskan bahwa Porprov bukan sekadar agenda olahraga rutin empat tahunan. Baginya, ajang ini memiliki esensi yang jauh lebih mendalam untuk masa depan olahraga daerah.

​"Porprov ini bukan sekadar soal siapa yang menang dan kalah. Ini adalah embrio pembinaan atlet masa depan NTB. Dari sinilah kita menyiapkan generasi yang akan mengharumkan nama daerah pada PON maupun berbagai kejuaraan nasional dan internasional," tegas Miq Iqbal.

​Lebih lanjut, Gubernur membeberkan dua misi besar yang ingin dicapai NTB melalui Porprov XII ini.

​Melahirkan atlet berkualitas tinggi agar prestasi NTB pada PON XXII 2028 mendatang mampu melampaui capaian-capaian sebelumnya.

​Menguji kesiapan infrastruktur dan manajemen NTB sebagai tuan rumah PON yang profesional, akuntabel, transparan, serta bebas dari persoalan hukum maupun administrasi.

​Sebelum mengakhiri arahannya, Miq Iqbal menitipkan pesan mendalam kepada seluruh atlet agar selalu mengedepankan sportivitas dan rasa persaudaraan selama berkompetisi.

​"Bertandinglah dengan sungguh-sungguh, kejarlah prestasi setinggi mungkin, tetapi jangan pernah mengorbankan sportivitas. Kita boleh bersaing di arena, tetapi setelah pertandingan usai, kita tetap satu keluarga besar Nusa Tenggara Barat," pesan Gubernur.

​Sementara Ketua KONI Provinsi NTB, H. Mori Hanafi, menjelaskan bahwa seluruh rangkaian Porprov XII ini sengaja dirancang sebagai simulasi nyata menuju PON XXII 2028. Untuk itu, berbagai aspek teknis kini mulai disesuaikan dengan standar nasional.

​"Porprov ini menjadi latihan bersama menuju PON 2028. Karena itu kami mulai menerapkan sistem yang lebih profesional, efisien, dan transparan, termasuk penerapan sistem digital dalam pendaftaran atlet, agar seluruh perangkat penyelenggara terbiasa dengan standar nasional," papar Mori.

​Mori juga memaparkan data teknis serta potensi dampak ekonomi yang luar biasa dari gelaran ini.

​Porprov XII mempertandingkan 51 cabang olahraga yang diikuti oleh 4.860 atlet, didampingi 1.088 ofisial, serta 519 wasit, hakim, dan juri.

​Pertandingan akan berlangsung hingga 26 Juli 2026 yang tersebar di enam daerah, yaitu Kota Mataram, Lombok Barat, Lombok Tengah, Lombok Timur, Lombok Utara, dan Sumbawa Barat.

​Sektor pariwisata dan ekonomi kreatif dipastikan bergeliat. Lebih dari 4.200 kamar hotel diperkirakan terisi penuh, dan perputaran ekonomi selama acara diproyeksikan menembus Rp100 miliar berkat antusiasme sekitar 150 ribu penonton yang hadir.

​Keberhasilan penyelenggaraan Porprov ini, lanjut Mori, merupakan buah dari kolaborasi erat antara Pemerintah Provinsi NTB, pemerintah kabupaten/kota, dunia usaha, sponsor, serta seluruh masyarakat yang berkomitmen memajukan olahraga di bumi Nusa Tenggara Barat. (V-02)