Pangkalpinang (Visualnews) – PT PLN (Persero) Unit Induk Pembangkitan (UIK) Dwipantara melalui Unit Pelaksana Pembangkitan (UPK) Bangka Belitung menggelar pelatihan penyegaran (refreshment) penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) bagi personel Satuan Pengamanan (Satpam) pada Jumat (16/7). Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya memperkuat budaya Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) serta meningkatkan kesiapsiagaan personel dalam menghadapi potensi keadaan darurat di lingkungan kerja.
Pelatihan tersebut membekali peserta dengan pengetahuan dasar mengenai penyebab dan klasifikasi kebakaran, jenis media pemadam yang tepat, serta teknik penggunaan APAR sesuai prosedur. Peserta juga mengikuti simulasi pemadaman api yang dipandu langsung oleh Instruktur Profesional Pemadam Kebakaran Pangkalpinang.
Manager PLN UPK Bangka Belitung, Anton Wibisono, mengatakan bahwa peningkatan kompetensi personel keamanan merupakan bagian dari komitmen PLN dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus menjaga keandalan operasional pembangkit.
"Keselamatan kerja merupakan fondasi utama dalam menjaga keandalan operasional. Melalui pelatihan ini, kami memastikan setiap personel satpam memiliki kompetensi yang selalu terbarui sehingga mampu merespons keadaan darurat dengan cepat, tepat, dan sesuai prosedur demi melindungi pekerja, aset perusahaan, serta keberlangsungan operasional pembangkit," ujar Anton.
Dalam sesi praktik, peserta mempelajari cara memeriksa kondisi APAR, teknik pengoperasian yang benar, posisi aman saat melakukan pemadaman, hingga metode penyemprotan yang efektif untuk mengendalikan api pada tahap awal.
Instruktur Pemadam Kebakaran Pangkalpinang, M. Fauzi Amin, mengapresiasi komitmen PLN dalam menyelenggarakan pelatihan secara berkala. Menurutnya, respons yang tepat pada menit-menit pertama sangat menentukan keberhasilan penanganan kebakaran.
"Banyak insiden kebakaran dapat dicegah agar tidak berkembang lebih besar apabila tindakan awal dilakukan dengan benar. Latihan yang rutin akan membentuk refleks personel sehingga mereka lebih siap menggunakan APAR secara efektif saat kondisi darurat," kata Fauzi.
Melalui pelatihan ini, PLN terus memperkuat budaya keselamatan kerja melalui peningkatan kompetensi seluruh personel. Langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen perusahaan untuk menjaga keandalan operasional pembangkit dan menghadirkan pasokan listrik yang andal bagi masyarakat.(V-01)