Dinas Kebudayaan NTB Inventarisasi Artefak Pascakebakaran Desa Tradisional Sade

V

Visualnews

Aug 25, 2026 · 2 jam yang lalu

Dinas Kebudayaan NTB Inventarisasi Artefak Pascakebakaran Desa Tradisional Sade
Kadis Kebudayaan Provinsi NTB Muhamad Ihwan mengecek sisa barang-barang yang terbakar di Desa Adat Sade, Rembitan, Kecamatan Pujut, Praya, Lombok Tengah, NTB, Minggu (23/8/2026).Vnews FOTO/Hannur

Kami ingin Sade bangkit bukan sebagai replika kampung adat, tetapi sebagai living heritage kampung adat yang hidup, masyarakatnya hidup, tradisinya hidup, dan pengetahuan leluhurnya terus diwariskan,

Lombok Tengah (Visualnews) - Musibah kebakaran yang melanda Desa Adat Sade, Desa Rembitan, Lombok Tengah, pada Sabtu (22/8/2026) telah menimbulkan dampak besar bagi kebudayaan lokal. Kadis Kebudayaan Provinsi NTB Muhamad Ihwan, menyampaikan keprihatinan mendalam dan menjelaskan langkah-langkah pemulihan yang akan dilakukan.

"Kami sangat memahami bahwa masyarakat Sade tidak hanya kehilangan tempat tinggal dan harta benda, tetapi juga kehilangan sebagian benda-benda yang memiliki nilai sejarah dan kebudayaan yang sangat tinggi," kata Muhamad Ihwan.

Dampak kebakaran sangat besar, dengan 75 rumah tradisional, 8 lumbung alang, 10 berugak, 1 Bale Beleq, dan fasilitas pendukung lainnya musnah. Benda-benda budaya seperti gamelan, pusaka, alat presean, dan lontar juga dilaporkan hilang. Pemerintah Provinsi NTB, melalui Dinas Kebudayaan, akan melakukan pemulihan kebudayaan Sade secara terpadu. Langkah-langkah yang akan dilakukan meliputi pendataan, dokumentasi, digitalisasi, pemulihan, rekonstruksi, dan pelestarian.

Pemerintah Provinsi NTB berkomitmen untuk memulihkan kebudayaan Sade dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. "Kami ingin Sade bangkit bukan sebagai replika kampung adat, tetapi sebagai living heritage kampung adat yang hidup, masyarakatnya hidup, tradisinya hidup, dan pengetahuan leluhurnya terus diwariskan," pungkas Ihwan.(V-01)