Kain Tenun KLU Dilirik Selvi Gibran, Dekranasda NTB Siap Dorong UMKM Naik Kelas

B

Bambang GS

Jul 11, 2026 · 6 hours ago

Kain Tenun KLU Dilirik Selvi Gibran, Dekranasda NTB Siap Dorong UMKM Naik Kelas
DEKRANAS: Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming disambut Ketua Dekranasda NTB Hj. Sinta M. Iqbal ketika mengunjungi stan Dekranasda Provinsi NTB dalam puncak peringatan HUT ke-46 Dekranas di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026). (Foto: Kom

Makassar (Visualnews) — Kain tenun khas Kabupaten Lombok Utara (KLU) sukses menarik perhatian Ketua Umum Dekranas, Selvi Gibran Rakabuming. Momen ini terjadi saat Selvi mengunjungi stan Dekranasda Provinsi NTB dalam puncak peringatan HUT ke-46 Dekranas yang digelar di Trans Studio Mall Makassar, Jumat (10/7/2026).

​Tidak sekadar memuji kualitas kriya dan wastra unggulan NTB, Selvi Gibran bahkan langsung membeli sejumlah suvenir dan kain tenun khas KLU tersebut sebagai bentuk dukungan nyata bagi perajin lokal.

​Kehadiran Ketua Dekranasda NTB, Hj. Sinta M. Iqbal, dalam pergelaran akbar yang diikuti lebih dari 3.000 peserta se-Indonesia ini menjadi sinyal kuat komitmen Pemprov NTB untuk membawa produk lokal menembus pasar global.

​Dalam sambutannya, Ketua Umum Dekranas Selvi Gibran menegaskan bahwa tantangan terbesar perajin saat ini adalah keberlanjutan.

Dekranas daerah dituntut tidak hanya menjadi penyelenggara acara, melainkan harus hadir sebagai pendamping yang memberikan solusi konkret.

​"Yang dibutuhkan bukan hanya banyaknya pembinaan, tetapi kualitas pembinaan yang benar-benar menjawab persoalan para perajin," tegas Selvi Gibran.

​Menanggapi arahan tersebut, Ketua Dekranasda NTB, Hj. Sinta M. Iqbal, mengungkapkan bahwa ajang nasional ini menjadi ruang bagi NTB untuk menyerap praktik terbaik (best practices) dari berbagai daerah.

​Menurut Sinta, NTB memiliki gudang talenta tersembunyi (hidden talent) dan kekayaan produk lokal yang luar biasa besar. Potensi ini akan digarap lebih serius melalui pendampingan yang menyentuh aspek krusial seperti pengembangan desain produk yang adaptif dengan tren pasar, peningkatan kualitas kemasan agar lebih memikat dan digitalisasi pemasaran dan perluasan akses pembiayaan.

​"Hari ini kami bersama Dekranasda kabupaten/kota se-NTB mendapat banyak pembelajaran. Kami didorong untuk semakin masif mendampingi para perajin agar produknya mampu naik kelas, menembus pasar nasional, bahkan pasar internasional," ujar Sinta.

​Langkah taktis juga disiapkan oleh Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Provinsi NTB. Kepala Disperindag NTB, H. Lalu Wiranata, menjelaskan bahwa pameran ini bukan sekadar ajang jualan sesaat, melainkan strategi jangka panjang untuk membangun jejaring pasar antardaerah.

​Untuk mendukung visi tersebut, Disperindag dan Dekranasda NTB terus memperkuat sinergi, salah satunya lewat optimalisasi Bale Kita. Wadah ini diintegrasikan sebagai rumah bersama atau pusat kurasi produk-produk unggulan dari seluruh kabupaten dan kota di Nusa Tenggara Barat.

​"Sejalan dengan visi pimpinan daerah, kami ingin produk-produk NTB terus naik kelas dan mampu menembus pasar dunia. Karena itu, pembinaan, inovasi, peningkatan kualitas, dan perluasan akses pasar akan terus menjadi fokus bersama," pungkas Lalu Wiranata. (V-02)