Manfaatkan Dukungan Presiden, Gubernur Gercep Temui Mensekneg Bahas Bypass Lembar-Kayangan

B

Bambang GS

Jul 11, 2026 · 7 hours ago

Manfaatkan Dukungan Presiden, Gubernur Gercep Temui Mensekneg Bahas Bypass Lembar-Kayangan

Giri Menang (Visualnews) — Usai mendampingi Presiden RI meresmikan Bendungan Meninting pada Jumat (10/7/2026), Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Dr. H. Lalu Muhamad Iqbal, langsung bergerak cepat (Gercep).

Memanfaatkan komitmen besar dari Presiden untuk kemajuan NTB, Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal ini langsung menggelar pertemuan strategis dengan Menteri Sekretaris Negara (Mensekneg), Prasetyo Hadi.

​Salah satu poin krusial yang didorong dalam pertemuan tersebut adalah percepatan pembangunan infrastruktur jalan, khususnya proyek strategis nasional Jalan Bypass Port to Port Lembar - Kayangan.

​"Dalam sambutan maupun saat berbicara langsung kepada saya, Bapak Presiden menyampaikan keinginan untuk memberikan dukungan yang lebih besar bagi NTB," ujar Miq Iqbal.

​Merespons lampu hijau dari Kepala Negara, Miq Iqbal menegaskan bahwa komitmen ini harus segera diterjemahkan menjadi program nyata demi mendongkrak konektivitas wilayah.

​Proyek jalan lintas port to port yang menghubungkan Pelabuhan Lembar (Lombok Barat) langsung ke Pelabuhan Kayangan (Lombok Timur) dinilai menjadi kunci utama pemerataan ekonomi di Pulau Lombok.

​Jalur bebas hambatan ini dirancang untuk mengurai kemacetan perkotaan dan mempercepat jalur distribusi logistik antar-pulau, menghubungkan titik-titik pertumbuhan ekonomi baru dengan gerbang masuk utama NTB, dan menjadi jalur transportasi utama yang terintegrasi secara efisien dari ujung barat hingga ujung timur Pulau Lombok.

​"Seluruh agenda tersebut, terutama infrastruktur jalan, memiliki keterkaitan langsung dengan peningkatan investasi, penguatan ketahanan pangan, hingga pemerataan pembangunan di NTB," tambah Gubernur.

​Tak mau membuang waktu, Miq Iqbal juga langsung melakukan koordinasi taktis di lapangan dengan sejumlah menteri teknis yang ikut mendampingi Presiden. Di antaranya adalah Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, serta Menteri Pertanian, Andi Amran Sulaiman.

​Langkah jemput bola ini diambil agar pembahasan teknis mengenai detail proyek dan alokasi anggaran, termasuk pengerjaan jalan bypass, bisa segera dieksekusi oleh kementerian terkait tanpa birokrasi yang berbelit-belit.

​Selain proyek bypass Lembar - Kayangan, Pemprov NTB juga menyelipkan beberapa agenda strategis lain untuk dikawal bersama Pemerintah Pusat.

Program-program tersebut meliputi keberlanjutan MotoGP dan pengembangan Sirkuit Mandalika, penyediaan air bersih bagi kawasan pesisir selatan Lombok dan Pulau Sumbawa, revitalisasi jaringan irigasi, serta pengembangan energi terbarukan.

​"Komitmen Presiden merupakan peluang besar bagi NTB. Tugas kami sekarang adalah mengawal dan menindaklanjutinya melalui koordinasi yang intensif agar dukungan tersebut benar-benar terwujud dalam bentuk program, anggaran, dan pembangunan yang dirasakan langsung oleh masyarakat," tegas Miq Iqbal. (V-02)