Lantik Sekda Baru Lombok Barat, Gubernur NTB: Bangun Birokrasi Berbasis Sistem, Jangan Tergantung Figur

B

Bambang GS

Nov 05, 2026 · 1 hari yang lalu

Lantik Sekda Baru Lombok Barat, Gubernur NTB: Bangun Birokrasi Berbasis Sistem, Jangan Tergantung Figur

Giri Menang (Visualnews)—Gubernur Nusa Tenggara Barat (NTB), Lalu Muhamad Iqbal, menginstruksikan Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Lombok Barat yang baru dilantik, Fauzan Husniadi, untuk fokus membangun sistem birokrasi yang kokoh, profesional, dan berkelanjutan.

​Gubernur yang akrab disapa Miq Iqbal ini menegaskan bahwa birokrasi harus tetap berjalan efektif dan stabil, terlepas dari dinamika serta pergantian kepemimpinan politik.

​“Pesan terpenting saya buat Pak Sekda adalah bangun sistem. Jangan tergantung kepada orang,” tegas Miq Iqbal dalam sambutannya pada pelantikan yang berlangsung di Aula Kantor Bupati Lombok Barat, Giri Menang, Rabu (4/11/2026).

​Menurut Miq Iqbal, birokrasi merupakan institusi pelayanan publik yang harus bekerja secara konsisten melampaui masa jabatan kepala daerah. Oleh karena itu, tata kelola pemerintahan di Lombok Barat perlu didasarkan pada tata kerja yang jelas, terukur, transparan, serta akuntabel, bukan bergantung pada kekuatan figur tertentu.

​Ia juga menekankan agar seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) menjaga netralitas, bekerja secara profesional, serta menjalankan tugas sesuai mandat undang-undang. Selain itu, Miq Iqbal menegaskan komitmen Pemprov NTB untuk mendukung penuh kesuksesan para bupati dan walikota di wilayah NTB.

​“Tidak ada fungsi yang lebih penting bagi pemerintah provinsi selain memberikan dukungan agar para bupati dan walikota bisa berhasil dalam menjalankan tugasnya semaksimal mungkin,” tambahnya.

​Prosesi pelantikan Sekda definitif ini dipimpin langsung oleh Wakil Bupati Lombok Barat, Nurul Adha, serta dihadiri oleh Anggota DPR RI Fauzan Khalid, unsur Forkopimda, pimpinan dan anggota DPRD, jajaran pejabat Pemprov NTB dan Pemkab Lombok Barat, hingga tokoh masyarakat dan agama.

​Dalam arahannya, Wakil Bupati Nurul Adha meminta agar momen pelantikan ini dijadikan titik balik untuk menguatkan konsolidasi dan meruntuhkan ego sektoral antarperangkat daerah.

​Nurul menggarisbawahi sejumlah agenda mendesak yang memerlukan penanganan lintas sektor, di antaranya penanggulangan kemiskinan dan penurunan angka stunting, penanganan anak tidak sekolah (ATS) serta perluasan akses pendidikan menengah atas bersama Pemprov NTB, peningkatan pertumbuhan ekonomi lokal dan pengelolaan sampah, serta penguatan tata kelola keuangan daerah.

​Menanggapi instruksi tersebut, Sekda Lombok Barat yang baru dilantik, Fauzan Husniadi, menyatakan siap segera melakukan konsolidasi internal serta memperkuat koordinasi antarinstansi.

​Prioritas utamanya dalam waktu dekat adalah mengawal penyusunan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun Anggaran 2027 agar dapat diselesaikan tepat waktu dan tepat sasaran.

​Fauzan menegaskan bahwa pengelolaan keuangan daerah harus berorientasi pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

​“APBD itu uang yang harus dibelanjakan, bukan uang yang harus disimpan. Di sana ada hak rakyat yang harus kita penuhi,” tegas Fauzan.

​Pelantikan Fauzan Husniadi sebagai Sekda definitif diharapkan menjadi momentum penting bagi Pemkab Lombok Barat untuk memperkuat fondasi kelembagaan dan memastikan pelayanan publik berjalan optimal serta menjawab kebutuhan masyarakat. (V-02)